Bukan Supermen
Berjuta kata telah tercipta di antara kita ...
Tapi kita tetap saja diam ...
Hanya mencoba saling meraba dan meraba ...



Dan kitapun ... tak pernah bisa memahami
Tentang kabut yang menyelimuti pagi ...
Sedangkan beningnya embun hatimu
Terlalu khayal bagiku untuk bisa menyentuh ...



Mungkin Aku yang egois ...
Mungkin juga Aku terlalu pesimis ...



Tapi sebenarnya Aku hanya mencoba menyadari
Bila kotak waktu telah memarginalkan Aku
Hingga tangankupun tak mampu menjangkau ruang antaranya ...



Biarlah Aku di sini Sendiri ...
Memandangmu ...
Menembus ruang antar waktu ...
Sembari menikmati sakit
Dari sebuah hati yang terpaku ...
0 Responses

Posting Komentar